Peringatan Isra Mi’raj: Meningkatkan Kecintaan Terhadap Rasulullah dengan Menjadi Pelajar Berakhlakul Karimah

Jumat, 02 Februari 2024

Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj, SMA N 1 Pangkah menggelar acara khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah dan mengajak para pelajar untuk menjadi individu yang berakhlakul karimah. Acara ini dihadiri oleh pembicara terkemuka, Ustadz Reza Zaldi S.IP CH CHt, yang memberikan pencerahan tentang perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dra. Mimik Supriyatin, MM selaku kepala sekolah yang memberikan arahan kepada seluruh siswa mengenai pentingnya belajar dengan baik. Beliau menekankan pentingnya mempersiapkan diri agar menjadi individu yang semakin bertakwa dan berakhlakul karimah, sesuai dengan ajaran Islam.

Ustadz Reza Zaldi S.IP CH CHt kemudian memberikan ceramah inspiratif, menguraikan perjalanan Isra Mi’raj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Beliau menjelaskan bahwa Masjidil Haram adalah masjid pertama yang ada di muka bumi, dan perjalanan Nabi Muhammad SAW dilanjutkan hingga langit ketujuh, di mana beliau bertemu dengan Allah SWT dan menerima perintah untuk menjalankan ibadah solat.

Dalam ceramahnya, Ustadz Reza menyoroti pentingnya solat dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyatakan, ” Sholat itu bukan pekerjaan part time, bukan pula sometime, apalagi no time. Sholat itu harus full time, harus on time, bahkan jika perlu over time, karena kematian itu any time.”

Selain itu, Ustadz Reza juga memberikan nasihat agar dalam bulan Rajab, kita disunnahkan untuk berdoa, ” Allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya’bana wa balighna Ramadhana ya sirlana umurona ,” yang artinya, “Ya Allah, berikanlah keberkahan dalam bulan Rajab dan Sya’ban, dan panjangkanlah umur kami sehingga kami dapat mencapai bulan Ramadhan.”

Acara ini diakhiri dengan doa bersama dan semangat untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa ditinggalkan dengan semangat baru untuk menjadi individu yang berakhlakul karimah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *